TANGERANGDALAMBERITA.ID | KABUPATEN TANGERANG — Suasana khidmat, penuh kebersamaan, dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Ritual Ketjeran Tjimande yang digelar oleh DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang di Kampung Santri Asem Rt 01/01, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Sabtu malam (22/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Maulid tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan kekompakan sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi serta warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPC TTKKBI Kecamatan Mekar Baru, Moh. Ramin, S.Pd., hadir bersama Ketua Organisasi dan Kaderisasi DPC TTKKBI Kecamatan Mekar Baru, Mukdari, beserta rombongan.
Kehadiran rombongan DPC TTKKBI Kecamatan Mekar Baru disambut hangat oleh keluarga besar DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang yang dipimpin Ketua DPW II, Yaman Kala Hideung,bersama jajaran pengurus, kader, anggota, dan para sesepuh.
Ketjeran Tjimande, Momentum Tradisi dan Silaturahmi
Ritual Ketjeran Tjimande yang dilaksanakan setiap bulan Maulid menjadi salah satu kegiatan yang dinantikan oleh keluarga besar TTKKBI.
Selain menjadi agenda tahunan, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berkumpul, mempererat silaturahmi, mengenang jasa para pendahulu, serta menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada generasi muda.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, keberadaan tradisi menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak seharusnya membuat generasi penerus melupakan akar budaya dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
Moh. Ramin: Generasi Muda Harus Mengenal Akar Budayanya
Ketua DPC TTKKBI Kecamatan Mekar Baru, Moh. Ramin, S.Pd., menyampaikan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama.
“Kita harus terus menjaga tradisi dan budaya yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Generasi muda harus mengetahui dari mana mereka berasal, mengenal budayanya, menghormati para sesepuh, dan meneruskan nilai-nilai baik kepada generasi berikutnya.” ujarnya.
Menurut Ramin, kegiatan seperti Ritual Ketjeran Tjimande memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan di tengah keluarga besar TTKKBI.
Silaturahmi yang terjalin antara pengurus, kader, anggota, dan para sesepuh diharapkan dapat semakin memperkuat persatuan, kekompakan, dan rasa persaudaraan dalam organisasi.
Yaman Kala Hideung: Perkuat Kekompakan dan Pelestarian Budaya
Sementara itu, Ketua DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang, Yaman Kala Hideung, bersama jajaran pengurus terus memberikan perhatian terhadap berbagai kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan tradisi.
Pelaksanaan Ritual Ketjeran Tjimande menjadi salah satu momentum yang memperlihatkan upaya keluarga besar TTKKBI dalam menjaga nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang dan jajaran DPC, termasuk DPC TTKKBI Kecamatan Mekar Baru.
Tradisi Berjalan, Zaman Berubah, Jati Diri Tetap Terjaga
Pelestarian budaya bukan berarti menolak perubahan zaman. Sebaliknya, di tengah perkembangan zaman, budaya dapat menjadi identitas dan jati diri yang tetap melekat pada generasi penerus.
Ritual Ketjeran Tjimande yang dilaksanakan setiap tahun pada bulan Maulid diharapkan dapat terus dipertahankan dan dikenalkan kepada generasi berikutnya.
Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan tersebut menjadi pesan bahwa persaudaraan harus terus dijaga, tradisi harus terus dilestarikan, dan jasa para sesepuh harus senantiasa dihormati.
Dengan semangat kebersamaan, keluarga besar TTKKBI Kabupaten Tangerang diharapkan semakin solid, kompak, dan aktif dalam menjaga serta memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat luas.
Salam budaya!
Salam TTKKBI!
Rawat tradisi, hormati sesepuh, kuatkan persaudaraan.
Budaya lestari, organisasi semakin solid!
Penerbit: Ramin










































