TANGERANGDALAMBERITA.ID | TANGERANG — Di tengah suasana bulan suci Ramadhan, warga Kampung Dukuh, Asem Muda, dan Nambo, Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, kembali menghadapi ujian. Banjir susulan dilaporkan kembali meluap dan menggenangi sejumlah permukiman warga sejak tiga hari terakhir, Senin (9/3/2026).
Genangan air yang memasuki lingkungan rumah membuat warga harus kembali meningkatkan kewaspadaan. Sebagian masyarakat yang sebelumnya baru saja pulih dari banjir terdahulu kini kembali dihadapkan pada situasi serupa di tengah aktivitas menjalankan ibadah puasa.

Halim, salah satu warga Kampung Nambo, menyampaikan harapannya agar kondisi tersebut segera mendapat perhatian dari pemerintah dan instansi terkait.
“Kami berharap ada perhatian dan langkah cepat dari pemerintah, khususnya BPBD Kabupaten Tangerang. Apalagi sekarang sedang bulan Ramadhan, warga tentu ingin menjalankan ibadah dengan tenang,” ujar Halim.
Sementara itu, Kepala Desa Patrasana, Mohammad Sobri, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp hingga berita ini ditulis belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah warga yang terdampak banjir susulan tersebut.
Meski demikian, ia menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Desa Patrasana masih memfokuskan upaya pada evakuasi sementara warga sambil menunggu perkembangan kondisi banjir akibat luapan Sungai Cidurian.
Pihaknya juga berharap Pemerintah Kecamatan Kresek maupun Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat segera melakukan pemantauan langsung ke lokasi serta mengambil langkah cepat guna membantu masyarakat yang kembali terdampak banjir di tengah bulan suci Ramadhan.
(Yanto)










































