KABUPATEN TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi menutup kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan Tata Naskah Dinas Angkatan I dan II Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kabupaten Tangerang secara daring.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan pentingnya kesiapan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi era digitalisasi birokrasi. Ia menekankan bahwa ASN merupakan garda terdepan dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, cepat, dan transparan.
“Sebagai ASN, bapak-ibu harus siap menghadapi tantangan digitalisasi birokrasi. Kalian adalah garda terdepan dan teladan dalam membangun birokrasi yang profesional, cepat, dan transparan di era digital,” ujar Intan Nurul Hikmah saat menutup acara di Aula BKPSDM Kabupaten Tangerang, Jumat (31/10/2025).
Menurut Intan, pelatihan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga merupakan bagian dari strategi besar pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme ASN. Ia mengingatkan agar hasil pelatihan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
“Dari kebiasaan kecil lahir birokrasi yang tertib dan dipercaya masyarakat. Untuk peserta yang belum kompeten, diharapkan bisa ikut pelatihan lanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang, Beni Rahmat, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan tersebut diikuti oleh 80 peserta, dengan 63 orang dinyatakan kompeten dan 17 peserta masih perlu peningkatan kemampuan.
Pelatihan berdurasi 50 jam pelajaran ini membahas berbagai aspek penting, mulai dari jenis dan susunan naskah dinas, pengamanan dokumen, hingga praktik penyusunan naskah dinas umum dan khusus sesuai Peraturan Bupati Tangerang Nomor 85 Tahun 2023 tentang Tata Naskah Dinas.
“Kami berharap para alumni pelatihan ini benar-benar bisa mengimplementasikan ilmunya di tempat kerja masing-masing,” ujar Beni Rahmat.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap ASN dapat semakin kompeten, adaptif terhadap perubahan, dan menjadi motor penggerak transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah.










































