TANGERANGDALAMBERITA.ID | KOTA TANGERANG — Sebuah video berdurasi 21 detik yang memperlihatkan sosok diduga Wali Kota Tangerang, Sachrudin, membagikan uang saat momen Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, viral di berbagai platform media sosial dan menjadi sorotan publik.
Video tersebut disebut-sebut direkam di kediaman pribadinya di kawasan Poris Residence, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Dalam rekaman yang beredar, tampak aktivitas pembagian uang kepada sejumlah orang di lingkungan rumah berlantai dua.
Viralnya video tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah komentar bermunculan di media sosial maupun grup percakapan.
Anggota DPR RI Komisi VII, Zulfikar Hamonangan, turut menanggapi video tersebut. Ia menilai, jika benar sosok dalam video tersebut adalah kepala daerah, maka tindakan tersebut tidak patut dijadikan contoh.
“Jika itu benar dilakukan oleh wali kota, maka hal tersebut tidak tepat dan tidak patut ditiru,” ujarnya kepada awak media, Minggu (29/3/2026).
Ia menambahkan, di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi kesulitan ekonomi, tindakan yang terkesan menghamburkan uang dinilai kurang pantas, meskipun dilakukan dalam suasana Lebaran.
Menurutnya, berbagi kepada keluarga saat hari raya merupakan hal yang wajar. Namun, sebagai pejabat publik, seorang kepala daerah perlu mempertimbangkan aspek kepatutan dan dampak sosial dari tindakan yang dilakukan, terlebih jika menjadi konsumsi publik.
“Saya pribadi merasa prihatin melihat video tersebut. Seorang kepala daerah seharusnya memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” katanya.
Zulfikar juga menyoroti kondisi sebagian masyarakat Kota Tangerang yang masih menghadapi kesulitan, termasuk korban banjir di beberapa wilayah. Ia berharap pemerintah daerah lebih memprioritaskan penanganan persoalan masyarakat.
“Seharusnya pemerintah daerah fokus memberikan solusi bagi warga terdampak bencana dan kesulitan ekonomi,” tegasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kota Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar tersebut.
(Yanto)









































