TANGERANGDALAMBERITA.ID | TANGERANG — Kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bendung yang berlokasi di Kampung Bendung, Desa Waliwis, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang dilaporkan mengalami kerusakan bangunan cukup serius.
Sedikitnya tiga ruang kelas di sekolah tersebut dinyatakan tidak layak digunakan. Kerusakan meliputi atap bocor, plafon lapuk, serta struktur bangunan yang mulai rapuh, sehingga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.


Berdasarkan keterangan pihak sekolah, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan hingga kini belum mendapatkan penanganan perbaikan secara menyeluruh. Saat hujan turun, air kerap masuk ke dalam ruang kelas dan mengganggu kegiatan belajar mengajar.
“Kami tetap menjalankan pembelajaran, tetapi dengan rasa cemas. Atap bocor dan plafon sudah rapuh. Jika hujan deras, risikonya sangat besar,” ujar Tohir, guru kelas IV SDN Bendung, Kamis (5/2/2026).
Kekhawatiran juga disampaikan para wali murid. Mereka menilai lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak, bukan justru menimbulkan ancaman keselamatan.
“Kami menitipkan anak untuk belajar, bukan untuk menghadapi risiko bangunan rusak. Pemerintah seharusnya bertindak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Astuti, salah seorang wali murid, didampingi Royanah dan Nengsih.
Para guru dan orang tua siswa berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan segera melakukan peninjauan lapangan serta mengambil langkah konkret berupa rehabilitasi bangunan sekolah. Menurut mereka, keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang membahayakan peserta didik.
Mereka menegaskan, perbaikan fasilitas SDN Bendung tidak boleh terus ditunda. Pemerintah daerah diminta segera bertindak guna menjamin keselamatan siswa serta memastikan hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak dan aman.
(Ramin/Sym)





































