Saatnya Putra Daerah Pimpin PKB Kabupaten Tangerang

TANGERANGDALAMBERITA.ID | TANGERANG Gelombang dukungan terhadap kepemimpinan putra daerah untuk menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang terus menguat.

 

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Jambe, Maman, menyatakan sikap tegas yang sejalan dengan aspirasi sejumlah PAC lainnya, seperti Kecamatan Kelapa Dua, Jayanti, Balaraja, dan Solear, Sabtu (11/4/2026).

 

Maman menilai, momentum saat ini merupakan waktu yang tepat bagi PKB Kabupaten Tangerang untuk dipimpin oleh kader asli daerah yang memiliki kedekatan emosional dengan wilayahnya.

 

Menurutnya, perubahan kepemimpinan bukan sekadar pergantian figur, melainkan langkah strategis dalam memperbaiki pola komunikasi dan tata kelola organisasi.

 

“PKB Kabupaten Tangerang memiliki banyak kader potensial dari putra daerah yang memiliki kapasitas dan pemahaman kuat terhadap kondisi di lapangan. Hal ini penting agar tidak terjadi kesenjangan antara pengurus di tingkat elit dan kader di akar rumput,” ujar Maman.

 

Ia menambahkan, sosok pemimpin yang memahami dinamika kader di tingkat bawah sangat dibutuhkan guna memperkuat soliditas partai.

“Kami yakin ada putra daerah yang mampu dan memahami kondisi riil di akar rumput. Kami ingin membangun komunikasi yang sehat dan solid. Pemimpin ke depan harus mampu merasakan denyut nadi kader di bawah,” tegasnya.

 

Sebagai representasi pengurus tingkat kecamatan, Maman memandang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada Jumat (10/4/2026) menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi dan pembenahan organisasi secara menyeluruh.

 

Ia menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi dasar dorongan tersebut, di antaranya:

  1. Momen Transformasi
    Muscab merupakan forum konstitusi tertinggi di tingkat kabupaten. Mengabaikan aspirasi perubahan pada momentum ini dinilai dapat menghambat kemajuan partai.
  2. Kerja Keras Kolektif
    Kemenangan partai membutuhkan kerja sama yang solid antara pengurus di semua tingkatan, mulai dari elit hingga akar rumput. Hal ini hanya dapat terwujud jika ada kepercayaan terhadap kepemimpinan.
  3. Efektivitas Koordinasi
    Pemimpin dari putra daerah dinilai lebih memahami kondisi teritorial sehingga memudahkan koordinasi dan mobilisasi di lapangan.

 

Maman berharap aspirasi yang disampaikan bersama pengurus PAC lainnya dapat menjadi pertimbangan serius bagi tim formatur serta pimpinan di tingkat DPW dan DPP.

“Kami menyuarakan ini demi kemajuan PKB. Kami ingin perubahan nyata, di mana pengurus PAC dan ranting dapat diberdayakan secara maksimal. Momentum Muscab harus dimanfaatkan untuk memilih putra daerah terbaik sebagai nahkoda baru demi kejayaan PKB ke depan,” pungkasnya.

 

Di akhir keterangannya, Maman juga berharap aspirasi tersebut dapat didengar oleh jajaran pimpinan di tingkat pusat.

 

(Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *