Pilkades Lamaran Masih Lama, Bakal Calon Mulai Bermunculan

TANGERANGDALAMBERITA.ID | TANGERANG Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Lamaran, Kecamatan Binuang, Kabupaten Serang, mulai menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Meski masa jabatan kepala desa saat ini masih tersisa sekitar satu tahun lebih, suhu politik di wilayah tersebut mulai terasa meningkat.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya telah muncul dua nama bakal calon (bacalon) kepala desa yang disebut-sebut siap maju dalam kontestasi tersebut, yakni Musa dan Bakri.

“Benar, suasana politik di Desa Lamaran mulai terasa. Para bacalon bersama pendukungnya sudah mulai melakukan silaturahmi dan kunjungan ke warga,” ujar Syamsul, salah satu warga Desa Lamaran, Jumat (17/4/2026).

 

Menurut Syamsul, kedua bakal calon tersebut aktif menghadiri berbagai kegiatan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dengan warga.

“Musa hampir selalu hadir dalam kegiatan warga bersama timnya. Begitu juga dengan Bakri yang juga mulai aktif turun ke masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, warga Kecamatan Binuang lainnya, Sufiyani, menilai kemunculan dua bakal calon tersebut menjadi awal dinamika politik di tingkat desa. Ia juga menyebut adanya perbincangan di masyarakat terkait peluang masing-masing kandidat.

“Kalau melihat kondisi saat ini, memang baru ada dua nama yang mencuat, yaitu Musa dan Bakri. Namun, peta kekuatan masih sangat dinamis,” ujarnya.

 

Sufiyani menambahkan, berdasarkan pengamatannya di lapangan, terdapat kecenderungan dukungan masyarakat yang beragam terhadap kedua kandidat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil tersebut belum dapat dijadikan acuan pasti.

“Dukungan masyarakat bisa berubah sewaktu-waktu. Apalagi waktu pelaksanaan Pilkades masih cukup lama, sehingga kemungkinan munculnya calon lain juga masih terbuka,” katanya.

 

Ia berharap seluruh bakal calon dapat berkompetisi secara sehat dan tetap mengedepankan etika dalam meraih simpati masyarakat.

“Siapapun yang nantinya terpilih, itu merupakan pilihan masyarakat Desa Lamaran. Yang terpenting prosesnya berjalan dengan baik dan kondusif,” pungkasnya.

 

(Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *