Perampokan Dini Hari di Kosambi Dalam, Anak Korban Luka Parah Usai Duel dengan Pelaku

KABUPATEN TANGERANG — Warga Kampung Pasir Indah RT 005 RW 003, Desa Kosambi Dalam, Kecamatan Mekar Baru, dikejutkan dengan aksi perampokan sadis yang terjadi pada Kamis dini hari, 31 Juli 2025, sekitar pukul 03.30 WIB. Perampokan ini bukan hanya meninggalkan trauma mendalam bagi korban, tetapi juga menyisakan kekhawatiran di tengah masyarakat.

 

Kejadian bermula saat seorang pelaku yang diduga beraksi seorang diri menyelinap masuk ke rumah milik warga bernama Tabrani. Pelaku diketahui masuk melalui jendela rumah yang dihancurkan secara paksa. Suasana masih gelap dan sepi saat peristiwa itu berlangsung.

 

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku langsung mengambil sebuah telepon genggam milik korban. Namun aksinya tidak berlangsung mulus. Anak korban, yang bernama Jura, memergoki perampok saat tengah beraksi. Tanpa pikir panjang, Jura mencoba menghadang pelaku dan mempertahankan barang milik keluarganya.

 

Terjadilah aksi saling dorong dan adu pukul di dalam rumah. Dalam perkelahian tersebut, pelaku yang membawa senjata tajam dengan brutal menyerang Jura. Anak korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam yang diarahkan ke tubuh dan tangannya. Beberapa jari korban mengalami luka cukup berat, dan terdapat sejumlah sayatan di bagian badan.

 

Teriakan korban yang meminta pertolongan membangunkan warga sekitar. Mendengar suara gaduh dan jeritan minta tolong, sejumlah warga langsung keluar rumah dan berusaha mengejar pelaku. Saat diteriaki “maling”, pelaku panik dan segera kabur melarikan diri ke arah area persawahan yang berada tak jauh dari lokasi.

Dalam pelariannya, pelaku meninggalkan sejumlah barang bukti berupa sepasang sandal, topi berwarna hitam, dan sarung. Barang-barang tersebut kini telah diamankan oleh warga sekitar dan disimpan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

 

Sementara itu, korban Jura yang mengalami luka cukup parah langsung dilarikan ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisinya dikabarkan masih dalam penanganan intensif akibat luka di tangan dan tubuhnya.

 

Meski peristiwa ini telah menyita perhatian warga, pihak keluarga korban dilaporkan belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Hingga saat ini, identitas pelaku masih belum diketahui, dan warga berharap pihak berwenang segera turun tangan menyelidiki kasus tersebut.

 

Aksi kriminal ini menjadi pengingat bagi masyarakat luas untuk lebih waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan, terutama saat malam hingga dini hari. Warga juga diminta untuk segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada aparat setempat agar kejadian serupa tidak terulang.

 

(Swl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *