Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Tinjau SDN Kedung Dalam II Pasca Ambruknya Atap Kelas, 11 Siswa Terluka

KABUPATEN TANGERANG – Peristiwa ambruknya atap ruang kelas di SD Negeri Kedung Dalam II, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (13/8/2025) pagi, mengundang keprihatinan berbagai pihak. Kamis (14/8/2025), Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang yang diwakili oleh Ian Mulyana, S.Kom, dan Cahyo Sujana Ubay, S.Pd, melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian.

 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi bangunan yang rusak sekaligus memantau dampak yang ditimbulkan terhadap kegiatan belajar mengajar. Insiden ini diketahui menyebabkan sedikitnya 11 siswa mengalami luka ringan. Sebagian dari mereka sempat mendapatkan perawatan medis akibat tertimpa material bangunan saat kejadian.

Dalam kesempatan itu, Ian Mulyana, S.Kom menegaskan bahwa keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama. Ia menyampaikan komitmennya untuk mendorong pemerintah daerah dan dinas terkait agar segera mengambil langkah perbaikan. “Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Kami akan menyuarakan hal ini di DPRD agar proses perbaikan bisa segera dilakukan,” tegas Ian di sela-sela peninjauan.

 

Sementara itu, Cahyo Sujana Ubay, S.Pd menekankan pentingnya pemeriksaan rutin terhadap infrastruktur pendidikan, terutama bangunan sekolah Ia menilai, cuaca ekstrem dan minimnya perawatan bisa mempercepat kerusakan fasilitas pendidikan. “Pendidikan adalah pondasi masa depan. Kalau sarana pendidikannya rusak, maka proses belajar akan terganggu. Ini harus menjadi perhatian semua pihak,” ujarnya.

 

Selain melihat langsung kerusakan pada ruang kelas, kedua anggota DPRD tersebut juga melakukan dialog dengan guru, staf sekolah, dan warga sekitar. Mereka menampung aspirasi serta masukan terkait kebutuhan perbaikan, mulai dari penggantian material atap hingga pengecekan struktur bangunan secara menyeluruh.

 

Suasana peninjauan berlangsung serius namun penuh keakraban. Sejumlah warga tampak ikut mengelilingi bangunan yang rusak, sementara petugas sekolah menunjukkan titik-titik yang dianggap rawan Ian dan Cahyo secara seksama mencatat informasi yang disampaikan dan memastikan bahwa masukan tersebut akan menjadi bahan pembahasan di tingkat DPRD.

 

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari percepatan penanganan dan perbaikan infrastruktur sekolah di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di daerah pedesaan. Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera merespons agar siswa dapat kembali belajar dengan aman, nyaman, dan tanpa rasa khawatir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed