KOTA TANGERANG – Persekusi yang dilakukan Bahar Smith dan Pengikutnya, terjadi pada Minggu,malam Senin, dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW, inisial RD adalah Korban selaku anggota Banser yang tidak tahu menahu langsung di piting lalu di bawa kedalam rumah yang tidak jauh dari tempat acara kemudian dipukuli bahkan di sundut bara roko sampai luka parah hingga masuk ke IGD RSUD Kabupaten Tangerang.21/09/2025
Hasil investigasi Media yaitu Berawal adanya ketidaksetujan Pihak PWI LS dengan kehadiran Bahar Smith dalam penyelenggaraan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di mesjid wilayah Plawad Utara, kecamatan Cipondoh kota Tangerang – Banten
Tak hanya PWI, Banyaknya reaksi Penolakan dari Tokoh agama dan masyarakat setempat jika Bahar Smit menjadi salah satu yang mengisi ceramah, namun reaksi Penolakan tersebut tidak di indahkan oleh pihak panitia penyelenggara. Maka hal ini menjadi dasar tidak kondusifnya acara Yang kemudian menjadi rasa kekhawatiran pada masyarakat setempat kepada jemaah yang datang ke acara.
Awak media mewawancarai Nara sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa ada salah satu Jemaah yang memang mendengarkan ceramah bersama istrinya,di akhir ceramah usai acara di saat jemaah cium bahar, entah oleh pihak panitia atau pengikut Bahar smit tanpa basa basi pihak itu memiting korban kemudian di bawa ke sebuah rumah yang kemudian diketahui setelah dari rumah itu sudah babak belur.
Kemudian awak media menemui komandan Banser Banten di RSUD Kab.Tangerang untuk meminta keterangan menurut informasi, perihal yang di pukuli itu adalah anggota Banser dari Kecamatan Tangerang.
Benar yang dianiaya itu adalah anggota saya beliau adalah Kasatkoryon kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, dan saya sangat prihatin melihat keadaannya saat ini , begitu kejinya mereka menganiaya sampai luka parah seperti ini. ” Ujar Sukiman selaku Komandan Banser Banten
Disela wawancara kami Sukiman mengatakan dan menegaskan, “Bohong itu media yang mengatakan bahwa Anggota saya RD membuat ulah dengan menjambak / menyolok mata Bahar Smith, karena RD tidak pernah melakukan itu dan saya kroscek rekaman video yang kami terima bahwa jarak RD dengan Bahar Smith itu jauh sekitar 3 meter.” Ujar Sukiman
Justru Bahar Smith yang melakukan pemukulan pada RD ketika RD di piting oleh beberapa orang pengikut Bahar, yang kemudian Bahar Sendirilah yang memerintahkan pengikutnya agar RD diamankan ke sebuah kamar rumah yang berdekatan dengan mesjid Tak jauh dari acara.”Lanjut Sukiman
Saya diberitahu oleh RD bahwa di dalam sebuah kamar RD di pukuli di bagian badan,muka ,dan punggung serta tangan di sundut bara rokok Layaknya sebuah adegan G 30 S PKI, RD di paksa untuk mengaku sebagai anggota PWI Sambil dipukuli. “Ujar Sukiman dengan nada geram
Singkat cerita, keterangan Sukiman, RD di larikan ke RSUD kab Tangerang dengan luka sobek di pelipis kiri , bibir sobek ,leher bekas cekikan ,dan bagian punggung sejumlah luka lebam akibat benda tumpul.Kejadian tersebut pada pukul 23.45 Hari Minggu, malam senin tgl 22 September 2025, yang mana kejadian tersebut di saksikan langsung oleh istri korban Dan selanjutnya RD di Larikan ke IGD RSUD kab Tangerang
Siang harinya pada Senin 22/09/2025 stri korban melaporkan kejadian tersebut
Ke Mapolres metro Tangerang di dampingi oleh pihak LBH Ansor kota Tangerang
Saya selaku Komandan Banser Banten (KASATKORWIL) Sangat mengutuk keras dan meminta kepada Aparat kepolisian untuk mengusut Tuntas tindakan PERSEKUSI yang sangat biadab jauh dari rasa kemanusiaan.”pernyataan Sukiman
Hei Anda Bahar Smit dan Para muhibbinnya, seharusnya anda sebagai penceramah membuat situasi aman, nyaman dan penuh Rahmah kepada masyarakat, kenapa kalian malah berbuat aniaya kepada jemaah hingga luka parah , perbuatan anda sangat Biadab seperti seperti jaman jahiliah, Saya Meminta Kepada POLRI segera usut Tuntas para pelaku penganiayaan anggota saya ini, dan saya bersama jajaran Satkorwil Banser Banten akan terus mengawal Proses kasus ini sampai tuntas. Tambahya Sukiman.
Yanto










































