TANGERANGDALAMBERITA.ID | KABUPATEN TANGERANG — Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Desa Waliwis Kidul, Kecamatan Mekar Baru, Kampung Pasilian, Kecamatan Kronjo, serta Kampung Buaran, Kecamatan Mekar Baru, antusias mengikuti Seminar UMKM bertajuk “Bungkus Rapi, Jualan Laris: Rahasia Kemasan Memikat dan Promosi Digital”, yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 98 Universitas Bina Bangsa, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang diprakarsai oleh Muhamad Ridho tersebut berlangsung di Kantor Desa Waliwis Kidul, RT 002/RW 004. Seminar ini bertujuan memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM agar mampu meningkatkan daya saing produk melalui kemasan yang menarik serta penerapan strategi promosi digital yang efektif.
Dalam seminar tersebut, hadir sebagai narasumber Dr. Andi Hasryningsih Asfar, S.Pt., S.Pd., M.Si., yang memaparkan pentingnya kemasan produk sebagai salah satu faktor utama dalam menarik minat konsumen. Menurutnya, kemasan yang rapi, bersih, informatif, dan menarik dapat meningkatkan nilai jual produk, khususnya produk olahan makanan, sehingga lebih kompetitif di pasaran.

Selain membahas kemasan, narasumber juga mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan testimoni pelanggan sebagai bagian dari strategi pemasaran. Menurutnya, testimoni mampu meningkatkan kepercayaan calon konsumen terhadap kualitas produk yang ditawarkan.
“Tantangan UMKM di desa saat ini bukan hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga bagaimana mengemas produk agar lebih menarik dan memanfaatkan promosi digital secara maksimal. Jangan ragu menampilkan testimoni pelanggan sebagai bukti kepuasan konsumen,” jelasnya.
Seminar tersebut turut dihadiri Kepala Desa Waliwis Kidul, H. Rapiudin, serta Ketua UMKM Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) DPW Banten, Marnan Sarbini.
Dalam kesempatan itu, Marnan Sarbini menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh Mahasiswa KKM Kelompok 98 Universitas Bina Bangsa atas terselenggaranya seminar yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM di wilayah tersebut.
“Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada narasumber dan seluruh Mahasiswa KKM Kelompok 98 Universitas Bina Bangsa. Seminar ini memberikan wawasan baru bagi puluhan pelaku UMKM di Desa Waliwis Kidul, Kampung Pasilian, Kecamatan Kronjo, serta wilayah sekitarnya, khususnya mengenai pentingnya kemasan produk yang menarik dan strategi promosi digital untuk meningkatkan penjualan serta daya saing produk lokal,” ujar Marnan Sarbini.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diharapkan semakin termotivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas kemasan, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
(Ramin)




































