Dukungan Menguat, Pemekaran Kabupaten Tangerang Utara Makin Dekat Jadi Kenyataan

KABUPATEN TANGERANG – Gagasan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Tangerang Utara kian hari semakin menguat. Dukungan dan restu dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari tokoh lokal, kepala desa, organisasi kemasyarakatan hingga akademisi, terus mengalir deras bak air hujan. Harapan besar pun mengemuka agar pemekaran ini segera terwujud demi pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

Rencana pemekaran ini diinisiasi oleh Badan Persiapan Pemekaran Daerah (Bappeda) Tangerang Utara, yang telah melakukan kajian menyeluruh terhadap kebutuhan wilayah utara Kabupaten Tangerang untuk memiliki struktur pemerintahan sendiri. Hal ini didasari oleh pertimbangan geografis, kepadatan penduduk, potensi ekonomi, serta jarak tempuh yang jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang saat ini di Tigaraksa.

 

Dalam usulan resminya, Bappeda Tangerang Utara mengajukan 9 kecamatan sebagai wilayah yang akan tergabung dalam DOB Kabupaten Tangerang Utara, yaitu:

 

Kosambi

Teluknaga

Pakuhaji

Sepatan

Sepatan Timur

Sukadiri

Mauk

Kemiri

Kronjo

 

Kesembilan kecamatan tersebut memiliki total 90 desa dan kelurahan, yang selama ini berkembang pesat baik secara ekonomi maupun demografis. Namun, perkembangan itu belum sepenuhnya didukung oleh pelayanan publik yang cepat dan efisien karena letak yang cukup jauh dari pusat pemerintahan induk.

 

Pemekaran ini diyakini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Selain faktor administratif, wilayah utara Kabupaten Tangerang juga memiliki posisi geografis strategis — dekat dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kawasan industri, serta akses ke pelabuhan dan jalur logistik utama. Potensi ini dinilai dapat memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan jika dikelola secara mandiri oleh daerah otonom baru.

 

Berbagai tahapan dan persyaratan administratif tengah dipersiapkan oleh tim Bappeda dan para pemangku kepentingan. Mereka berharap pemerintah provinsi dan pusat memberikan lampu hijau atas aspirasi yang telah lama diperjuangkan ini.

 

Dengan semangat bersama dan dorongan kuat dari masyarakat akar rumput, pemekaran Kabupaten Tangerang Utara bukan hanya menjadi wacana semata, melainkan harapan yang kian mendekati kenyataan.

 

Yanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *