TANGERANGDALAMBERITA.ID | KABUPATEN TANGERANG — Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) menggelar perayaan puncak Hari Tari Sedunia (World Dance Day) di Gedung Graha Pemuda, Komplek Perkantoran Pemkab Tigaraksa, Minggu (10/5/2026). Perhelatan ini menjadi panggung apresiasi bagi kekayaan seni gerak di wilayah tersebut.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Ketua DKKT Hj. Aida Hubaedah, Ketua Pelaksana Fikri Muhamad Faiz, perwakilan Danramil Tigaraksa, jajaran Forkopimda Kabupaten Tangerang, serta ratusan pegiat seni tari.

Wadah Ekspresi Seniman Lokal
Dalam sambutannya, Ketua DKKT Hj. Aida Hubaedah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat identitas budaya, meski secara internasional Hari Tari Sedunia jatuh pada 29 April lalu.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terus konsisten mendukung upaya pelestarian seni budaya,” ujar Aida.

Kolaborasi Tari Tradisional dan Modern
Ketua Pelaksana, Fikri Muhamad Faiz, menjelaskan bahwa perayaan tahun ini mengusung konsep inklusif yang mempertemukan berbagai aliran tari. Sebanyak 250 peserta dari berbagai sanggar tari di Kabupaten Tangerang turut ambil bagian.
“Rangkaian acara hari ini menampilkan kolaborasi antara pentas tari tradisional dan tari modern. Ini adalah hasil sinergi antara DKKT dengan Pemkab Tangerang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar),” jelas Fikri.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta dan penonton yang memadati area gedung. Hingga berita ini diturunkan, rangkaian pentas seni masih terus berlangsung dengan penampilan memukau dari berbagai sanggar lokal.
(AJ/Sym)






































