Mekar Baru, 3 Juni 2025 – Dalam upaya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di wilayahnya, Camat Mekar Baru melakukan kunjungan langsung ke SDN Jenggot 1 yang terletak di kawasan Kecamatan Mekar Baru. Kunjungan ini menjadi langkah nyata dari pemerintah kecamatan untuk melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang selama ini dikeluhkan oleh pihak sekolah dan masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi, Camat Mekar Baru didampingi oleh sejumlah staf kecamatan serta pihak sekolah, langsung meninjau ruang-ruang kelas yang sudah terlihat mengalami kerusakan cukup parah. Tampak jelas bahwa beberapa bagian atap sudah rapuh, bahkan berlubang, yang membuat ruang kelas rawan bocor saat hujan turun. Selain itu, lantai sekolah yang kusam dan retak turut menambah kesan kumuh, jauh dari suasana belajar yang layak bagi para siswa.
Menurut Camat Mekar Baru, kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Fasilitas pendidikan yang memadai adalah hak dasar bagi setiap anak, dan sekolah sebagai tempat menimba ilmu harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
“Kondisinya memang sangat memprihatinkan. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga soal keselamatan dan kenyamanan siswa serta guru dalam menjalankan kegiatan belajar. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait di tingkat kabupaten untuk menindaklanjuti temuan ini,” ujar Camat Mekar Baru kepada awak media.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan berkomitmen untuk mendorong percepatan proses rehabilitasi bangunan sekolah tersebut. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dinas pendidikan dan pemerintah daerah, sangat diharapkan agar perbaikan dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kepala SDN Jenggot 1, yang turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari Camat Mekar Baru. Menurutnya, kondisi bangunan sekolah sudah lama menjadi kekhawatiran para guru dan orang tua siswa. Beberapa ruang kelas bahkan tidak dapat digunakan secara maksimal karena tingkat kerusakannya yang cukup parah.
“Kami sangat berharap agar usulan rehabilitasi gedung ini bisa segera direalisasikan. Selama ini kami berusaha menjalankan kegiatan belajar mengajar dengan kondisi seadanya. Namun, jika tidak segera diperbaiki, tentu akan sangat mengganggu proses pembelajaran, dan bahkan bisa membahayakan anak-anak kami,” ungkap Kepala Sekolah dengan nada harap.
Kunjungan ini juga menjadi momentum bagi pihak sekolah dan masyarakat untuk kembali menyuarakan aspirasi mereka terkait pentingnya perhatian serius terhadap fasilitas pendidikan di wilayah pelosok. Tidak sedikit sekolah di pedesaan yang masih menghadapi persoalan serupa, namun belum mendapatkan penanganan yang memadai.
Melalui kunjungan ini, diharapkan perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Mekar Baru, bisa semakin meningkat. Rehabilitasi SDN Jenggot 1 bukan hanya tentang memperbaiki bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol kepedulian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
Langkah awal sudah dilakukan. Kini, masyarakat dan pihak sekolah berharap, langkah lanjutan berupa tindakan konkret dari instansi terkait dapat segera menyusul. Karena pendidikan yang berkualitas tidak bisa berjalan tanpa fasilitas yang mendukung.