KABUPATEN TANGERANG — Dalam upaya memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat, Camat Mekar Baru melakukan kunjungan langsung ke rumah salah satu warga kurang mampu di Desa Cijeruk. Kunjungan tersebut berlangsung di Kampung Sodong RT 05 RW 02, tepatnya di kediaman Ibu Saniah, seorang warga yang tengah membutuhkan uluran tangan. Mekar Baru, (02/06/2025)
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata dari kepedulian pemerintah kecamatan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakatnya. Dalam kesempatan tersebut, Camat Mekar Baru memberikan bantuan berupa paket sembako kepada Ibu Saniah, sebagai wujud empati sekaligus perhatian pemerintah terhadap warganya yang sedang menghadapi kesulitan.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Plt. Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Mekar Baru dan Kepala Desa Cijeruk. Kehadiran mereka menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan dan desa dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan pelayanan publik yang lebih responsif.
Camat Mekar Baru dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjangkau langsung masyarakat, sekaligus memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.
“Kami hadir langsung untuk memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan bisa meringankan beban warga. Ini adalah bentuk kepedulian serta komitmen pemerintah dalam mendampingi masyarakat di segala kondisi,” ujar Camat.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari program sosial pemerintah kecamatan. Menurutnya, kehadiran langsung di tengah masyarakat sangat penting agar pemerintah benar-benar memahami persoalan yang dihadapi warga dari dekat.
Sementara itu, Kepala Desa Cijeruk mengapresiasi langkah cepat dan tanggap Camat Mekar Baru dalam menyalurkan bantuan. Ia berharap sinergi antara pemerintah desa dan kecamatan bisa terus terjalin dengan baik demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Cijeruk.
Kunjungan tersebut pun disambut dengan hangat oleh warga setempat. Mereka merasa diperhatikan dan didampingi oleh para pemangku kebijakan, yang tidak hanya hadir dalam bentuk program, tetapi juga secara fisik datang ke lapangan untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat secara langsung.
Dengan kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa semakin kuat, serta dapat menjadi contoh nyata dari pelayanan publik yang humanis dan menyentuh hati masyarakat.
(Alf)