Ahmad Suhud Soroti Kinerja Sekcam Mauk yang Diduga Bermain PlayStation Saat Jam Kerja

TANGERANGDALAMBERITA.ID | KABUPATEN TANGERANG Dugaan kurang disiplin yang melibatkan seorang pejabat di lingkungan Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan dari sejumlah aktivis dan masyarakat. Pasalnya, beredar foto dan video yang memperlihatkan seorang pejabat kecamatan diduga sedang bermain PlayStation di dalam ruang kantor saat jam kerja, Jumat (5/6/2026).

 

Beredarnya dokumentasi tersebut memicu perhatian publik karena dinilai bertentangan dengan prinsip profesionalisme, kedisiplinan, dan pelayanan publik yang seharusnya dijunjung tinggi oleh aparatur pemerintah.

 

Salah satu pihak yang menyoroti peristiwa tersebut adalah Direktur Eksekutif BP2A2N Banten, Ahmad Suhud. Menurutnya, berdasarkan informasi dan dokumentasi yang beredar, pejabat yang diduga berada dalam foto dan video tersebut adalah Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mauk, H. Mahfud Kuzaeni, S.Ag., S.IP., M.Si.

“Jika benar pejabat yang bersangkutan bermain PlayStation saat jam kerja berlangsung, tentu hal ini menjadi perhatian serius. Bagaimana masyarakat dapat menaruh kepercayaan terhadap kualitas pelayanan apabila aparatur pemerintah tidak menunjukkan kedisiplinan yang baik,” ujar Suhud.

 

Ia menilai kejadian tersebut dapat menimbulkan pertanyaan publik mengenai etos kerja, kedisiplinan, serta profesionalisme aparatur pemerintahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Seorang pejabat publik seharusnya memberikan teladan yang baik kepada staf maupun masyarakat. Apalagi jika aktivitas tersebut dilakukan pada saat jam kerja aktif, ketika masyarakat membutuhkan pelayanan yang maksimal,” tegasnya.

 

Selain itu, Suhud juga menyoroti penampilan pejabat yang tampak dalam dokumentasi tersebut karena dinilai tidak mengenakan seragam dinas resmi sebagaimana mestinya saat menjalankan tugas kedinasan.

 

Sementara itu, seorang warga Kecamatan Mauk yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku kecewa atas dugaan perilaku tersebut. Ia menyebut kejadian serupa bukan kali pertama terjadi.

“Kami sebagai masyarakat tentu merasa kecewa. Seharusnya pejabat fokus menjalankan tugas dan melayani warga, bukan bermain game di kantor saat jam kerja. Kantor pemerintahan adalah tempat pelayanan masyarakat, bukan tempat hiburan,” ungkapnya.

 

Warga tersebut juga berharap adanya peningkatan pengawasan terhadap kinerja aparatur pemerintah agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Sekcam Mauk, H. Mahfud Kuzaeni, S.Ag., S.IP., M.Si., belum memberikan keterangan resmi maupun klarifikasi terkait dugaan tersebut.

 

Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian pihak berwenang untuk melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kedisiplinan aparatur pemerintah, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik dapat tetap terjaga.

 

 

(Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *