KABUPATEN TANGERANG – Bertempat di Gedung Aula Serba Guna Desa Patrasana Kecamatan Kresek digelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan untuk Kelompok Kerja (POKJA) Kampung KB. (29/08/2025)
Kegiatan ini bertujuan untuk :
# Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Kampung KB
# Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang manfaat Kampung KB
# Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program Kampung KB, Serta
# Membangun komitmen bersama untuk mewujudkan Kampung KB yang berkualitas.
Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sendiri merupakan program Pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga di Indonesia. Program ini dilaksanakan di tingkat Desa,
Sedangkan 6 Desa di Kecamatan Kresek yang terpilih dalam program tersebut adalah Ds. Pasir Ampo, Ds. Rancailat, Ds. Koper, Ds. Ktesek, Ds. Patrasana, dan Ds.Talok.
Ke 6 Desa tersebut nantinya menjadi contoh dan harus mampu mengintegrasikan berbagai program pembangunan keluarga, kependudukan, dan pembangunan lainnya di Desa masing – masing
Sosialisasi Kampung KB menjadi langkah penting dalam mengenalkan program ini kepada masyarakat. Melalui sosialisasi ini masyarakat akan dapat memahami tujuan, manfaat, dari program – program yang dilaksanakan di Kampung KB.
Dengan demikian, diharapkan masyarakat pun dapat ikut berpartisipasi aktif dalam mendukung program tersebut
Sementara itu Desy Rahmaliani selaku Penyuluh (PKB) Kecamatan Kresek menyampaikan, Dengan kegiatan ini di harapkan para peserta menjadi lebih mengetahui tentang esensi Kampung KB dan peningkatan kinerja kader dari masing-masing pokja dan Desa yang ada di Kecamatan Kresek,” jelasnya
Sosialisasi Kampung KB ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan program yang lebih efektif, dan yang terpenting diharapkan masyarakat dapat memahami tujuan, manfaat, dan program – program apa saja yang dilaksanakan di Kampung KB tersebut,” ucap Desy
Kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan pemahaman tentang konsep Kampung KB, pembentukan kelompok kerja (Pokja), dan penyusunan Rencana Kerja Masyarakat (RKM) yang didasarkan pada pemetaan masalah dan potensi di tingkat kampung/Desa. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat ikut berpartisipasi aktif dalam mendukung program ini dan mewujudkan Kampung KB yang berkualitas,”pungkasnya
(Yanto)