Gubernur Banten Tegaskan Tolak Praktik Titip-Menitip Siswa dalam SPMB 2025

BANTEN – Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan larangan keras terhadap praktik titip-menitip siswa dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA/sederajat di Provinsi Banten.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri kegiatan di SMK Negeri 3 Kota Tangerang pada Jumat, 13 Juni 2025. Dalam arahannya, Andra meminta seluruh kepala sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan untuk berkomitmen penuh agar pelaksanaan SPMB berjalan secara jujur, adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya minta kepala sekolah dan kepala dinas komitmen supaya pelaksanaan SPMB berjalan jujur, adil, transparan, dan dapat kita pertanggungjawabkan,” ujarnya tegas.

SPMB tingkat SMA, SMK, dan SKh negeri di Provinsi Banten akan dibuka secara serentak dan online pada 16 Juni 2025 mendatang. Menurut Andra, setiap tahun proses penerimaan siswa baru selalu menghadapi tantangan, termasuk permintaan-permintaan yang tidak sesuai aturan.

“Setiap penerimaan siswa baru pasti ada saja yang minta tolong untuk dibantu diloloskan. Tapi sekarang sudah ada sekolah swasta gratis. Saya minta praktik titip-menitip tak dilakukan. Kepala sekolah harus teguh, Kepala Dinas Pendidikan harus kokoh,” katanya dengan penekanan.

Andra juga mengungkapkan bahwa pada tahun ajaran sebelumnya, sekolah swasta gratis belum tersedia, sehingga memicu minat tinggi masyarakat untuk memasukkan anak-anak mereka ke sekolah negeri. Hal ini berdampak pada melonjaknya jumlah pendaftar melebihi kapasitas yang ada.

“Karena belum ada sekolah swasta yang gratis, membuat semua orang ingin sekolah ke negeri, bahkan sampai menggunakan cara-cara yang tidak dibenarkan,” ungkapnya.

Ia berharap sistem SPMB tahun ini dapat menjadi momentum perubahan menuju sistem pendidikan yang lebih bersih dan berintegritas, tanpa intervensi serta tanpa tekanan dari pihak mana pun. (Alf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *