TANGERANGDALAMBERITA.ID | TANGERANG — Kegiatan persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar pada Jumat (10/4/2026) berujung ricuh.
Kericuhan tersebut berbuntut pada laporan kepolisian setelah salah satu peserta, Samsudin, mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan dan intimidasi oleh sejumlah oknum di lokasi acara.
Kepada awak media, Samsudin menjelaskan bahwa insiden bermula saat dirinya hendak menyampaikan aspirasi terkait proses penentuan calon pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Tangerang. Namun, situasi memanas setelah dirinya dituduh sebagai “penyusup” oleh beberapa pihak yang hadir.
“Saya hanya ingin menyampaikan aspirasi, tetapi tiba-tiba suasana berubah dan saya dituduh sebagai penyusup. Setelah itu terjadi pengeroyokan,” ujar Samsudin.
Ia mengaku mengalami luka fisik serta kerugian materiil dan immateriil akibat kejadian tersebut. Selain itu, video kericuhan yang beredar luas di media sosial turut berdampak pada kondisi psikologis keluarganya.
“Saya merasa dirugikan secara fisik, materiil, dan mental. Keluarga saya sampai menangis melihat video yang beredar,” tambahnya.
Atas peristiwa tersebut, Samsudin telah melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Tangerang. Laporan pengaduan masyarakat (dumas) tersebut telah diterima oleh jajaran Reserse Kriminal dan akan segera ditindaklanjuti setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DPC PKB Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian.
(Yanto)




































